aku masih ga ngerti, kenapa Allah memberi sisi sensitivitas kepada perempuan.
ketika ia marah, maka akan sangat murka
ketika ia benci, maka akan selalu mengena di hati
namun, ketika ia menyayangi bahkan ia sendiripun akan lupa atas dirinya sendiri
dan ketika aku murka pun, rasanya aku ingin meremas habis orang itu, seperti kertas, hingga koyak. yang namanya luka, sekali dipahat dihati, rasa sakitnya hingga sampai mati. susaaahnya menjaga diri kalo lg emosi seperti ini.
hey..
dia merendahkan aku, sobat
dia mencaciku
dia melecehkan aku dengan kata-kata dan pandangannya
terlebih, dengan mata liarnya itu. seperti serigala yg mengendap-endap mengincar mangsanya.
oh Tuhan, mengapa Engkau menciptakan hawa dengan kondisi seperti ini? apakah karenadada dia adalah tulang rusuk sang adam hingga jadi mahluk yang mudah terkoyak?
definitely, i blame U
kemurkaan itu membuatku menggila.
namun, kemudian, seperti derasnya hujan yang tiba-tiba datang malam ini, seorang gadis cantik tiba-tiba mengirim kata2 bijaknya kepadaku.
wanita cantik itu melukis kekuatan melalui masalahnya
dapat tersenyum saat tertekan
tertawa saat menangis
meridhoi disaat terhina
mempesona karena memaafkan
wanita cantik itu mengasihi tanpa pamrih
dan bertambah kuat dalam doa dan pengharapan
pesan ini khusus untuk wanita-wanita cantik kepunyaan Allah .. ^_^
Ya Allah, terimakasih, terimakasih…Engkau meredakan amarahku, kemurkaanku, melalui dia…
- Home
- No Label
- Murkanya Seorang Perempuan
